STRATA NORMA DALAM KUMPULAN PUISI "DOA UNTUK ANAK CUCU" KARYA W.S. RENDRA
Diposting pada 05 Sep 2017
Kategori: Penelitian
Strata norma dalam kumpulan puisi “Doa untuk Anak Cucu” karya W.S. Rendra merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif, pendekatan hermeneutic dan berlandaskan teori strata norma Roman Ingarden. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumen dengan analisis data secara induktif. Hasil penelitian mendeskripsikan sebagai berikut: Lapis bunyi berupa persajakan, asonansi dan aliterasi merupakan unsur puisi yang bersifat estetik, memperdalam ucapan, menimbulkan rasa dan suasana yang mempunyai daya evokasi. Lapis arti yaitu satuan arti berupa nilai-nilai ketuhanan, kenegaraan, sosial,kemasyarakatan dan petualangan bawah sadar. Lapis objek yang dikemukakan berupa alam, manusia, religi, kehidupan, kematian, hukum, ketatanegaraan, ekonomi, dan gender. Pelaku : Si aku, Ibu, politisi, Remco, perempuan, lelaki, istri. Latar berupa latar tempat, waktu, suasana. Dunia pengarang adalah cerita perjalanan dunia pengarang, perenungan, peristiwa sosial. Lapis dunia yaitu pelukisan sesuatu yang tidak perlu dinyatakan, tetapi sudah implisit berupa kereligiusan, kedaulatan, keadilan, kemiskinan, rezim kekuasaan, kepastian hukum, kasih sayang, gender. Lapis metafisis yang suci berupa keterbatasan manusia dan kerinduan pada Tuhan. Metafisis yang tragis berupa kegagalan pembangunan, permusuhan antar saudara, kesewenangan penguasa, Metafisis yang menakutkan, mengerikan yaitu rasa terancam, kerusakan tatanan kehidupan. Kesimpulan hasil penelitian yaitu berdasarkan strata norma dalam kumpulan puisi “Doa untuk Anak Cucu” karya W.S Rendra menunjukkan unsur-unsur pembentuknya dan kesatuan makna.